Sabtu, 28 Mei 2011

Empowering Women

Empowering Women

Memberdayakan Majalah wanita adalah publikasi nasional khusus dan fokus yang dirancang untuk menginformasikan, memotivasi dan mengilhami individu yang tertarik mengganti pendapatan mereka dan memberdayakan hidup mereka.
Setiap masalah Pemberdayaan Perempuan yang menjual lampu sorot langsung atau perusahaan rencana partai. Pembaca diberikan melihat secara mendalam ke dalam perusahaan fitur dan bagaimana menciptakan peluang bagi perempuan untuk mencapai sukses dalam hidup dan dalam bisnis. Setiap isu dikemas dengan artikel-artikel menarik yang dirancang untuk mendidik perempuan tentang bagaimana mendapatkan kesuksesan dalam hidup mereka profesional, keuangan dan pribadi.
Konten mencakup berbagai artikel, beberapa ditulis oleh para ahli industri (terlaris penulis, pembicara motivasi dan pemimpin bisnis). Pemberdayaan Perempuan didistribusikan secara nasional pada newsstands utama dan di toko buku terkemuka Ambil salinan hari ini di Barnes & Noble,Boreders, Staper, B.Dalton, Hastings dan Buku A juta dan ditemukan mengana bisnis booming dalam industri penjualan langsung.
http://www.empoweringwomen.com/

Constitional Complaint

Constitional Complaint
Negara hukum, perlindungan hak (HAM) setiap manusia mempunyai hak tinggi untuk memilikinya. Dimana terdapat Perubahan UUD, dimana UUD RI yang berkedaulatan ditangan rakyat, yang dimana paham konstitusi yang dipakai, dan tidak boleh bertentangan dalam konstitusi, dan peraturan atau kebijakan harus mengacu pada konstitusi. Sisi lain adanya peraturan perundangan yang bertentangan dengan UUD, jadi setiap Warga Negara berhak mengadukanya. Di Indonesia dewasa ini, belum ada lembaga untuk menindaklanjuti, Sebaiknya Mahkamah Konstitusi yang menindaklanjutinya.
Setiap Masyarakat harus sadar akan berkonstitusi sebenarnya, karena banyak faktor yang dapat mengubah kpribadian seseorang. Sebagai contoh, dalam UUD hak beragama pasti dijamn, karena dalam UUD menjamin hak kebebasan memeluk agama, yang tertera dalam Pasal 29. Jadi Perarturan Perundangan yang bertentangan pada UUD yang dimaksudkan biasanya adalah, pengaduan hak-hak dasar. Contoh hak memilih agama. Pada hakikatnya agama yang berada dinegara Indonesia Sendiri Cuma ada lima. Memang Constitional Complaint memang diadakan untuk kalangan masyarakat yang mempunyai keluhan tersendiri.
Fungsi Mahkamah Konstitusi didesain dalam rangka menguji UUD, dan didalam UUD ada hak asasi yang tertera dalam Pasal 28, sebagian Mahkamah Konstitusi sudah melakukan hal tersebut, dalam Constitional Complaint yang telah diatur. Ada kebijkan yang dibuat didalam penyelenggara negara untuk mengatasinya. UUD harus menjamin hak warga negara, agar warga negara terjamin hak-haknya. Banyak Mayarakat komplen, berarti masyarakat tersebut sadar akan hak-hak dasarnya. Setiap Warga Negara pasti mempunyai hak, dimana hak tersebut diatur oleh undang-undang. Apabila haknya merasa tidak terpenuhi, mereka berhak mengadukanya. Jadi Mahkamah Konstitusi harus mengkaji dalam pengaduan hak-haknya yang harus selektif memilihnya. Mahkamah Konstitusi punya prosedur, dimana pemohon mempunyai kriteria yang bisa ditindaklanjuti kasusnya, yang memenuhi syarat

Resensi Tokoh (Soekarno)

Umumnya
Ir. Soekarno (ER, EYD: Sukarno, nama lahir: Koesno Sosrodihardjo) (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 19451966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila.[5] Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.
Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial, yang isinya - berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan darat - menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan. Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen. Setelah pertanggung jawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967, Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS di tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.
Kehidupan Soekarno
Soekarno dilahirkan dengan seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai. Keduanya bertemu ketika Raden Soekemi yang merupakan seorang guru ditempatkan di Sekolah Dasar Pribumi di Singaraja, Bali. Nyoman Rai merupakan keturunan bangsawan dari Bali dan beragama Hindu sedangkan Raden Soekemi sendiri beragama Islam. Mereka telah memiliki seorang putri yang bernama Sukarmini sebelum Soekarno lahir. Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur.
Ia bersekolah pertama kali di Tulung Agung hingga akhirnya ia pindah ke Mojokerto, mengikuti orangtuanya yang ditugaskan di kota tersebut. Di Mojokerto, ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School, sekolah tempat ia bekerja. Kemudian pada Juni 1911 Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS). Pada tahun 1915, Soekarno telah menyelesaikan pendidikannya di ELS dan berhasil melanjutkan ke HBS. di Surabaya, Jawa Timur. Ia dapat diterima di HBS atas bantuan seorang kawan bapaknya yang bernama H.O.S. Tjokroaminoto.] Tjokroaminoto bahkan memberi tempat tinggal bagi Soekarno di pondokan kediamannya. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu, seperti Alimin, Musso, Dharsono, Haji Agus Salim, dan Abdul Muis. Soekarno kemudian aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Nama organisasi tersebut kemudian ia ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918. Selain itu, Soekarno juga aktif menulis di harian "Oetoesan Hindia" yang dipimpin oleh Tjokroaminoto.
Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung dengan mengambil jurusan teknik sipil dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Di sana ia berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.
Pengaruh Terhadap Karya Arsitektural Semasa Menjadi Presiden
Semasa menjabat sebagai presiden, ada beberapa karya arsitektur yang dipengaruhi atau dicetuskan oleh Soekarno. Juga perjalanan secara maraton dari bulan Mei sampai Juli di tahun 1956 ke negara-negara Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jerman Barat dan Swiss. Membuat cakrawala alam pikir Soekarno semakin kaya dalam menata Indonesia secara holistik dan menampilkannya sebagai negara baru merdeka. Soekarno membidik Jakarta sebagai wajah muka Indonesia terkait beberapa kegiatan berskala internasional yang diadakan di kota itu, namun juga merencanakan sebuah kota sejak awal yang diharapkan sebagai pusat pemerintahan di masa datang. Beberapa karya dipengaruhi oleh Soekarno atau atas perintah dan koordinasinya dengan beberapa arsitek seperti Frederich Silaban dan R.M. Soedarsono, dibantu beberapa arsitek yunior untuk visualisasi. Beberapa desain arsitektural juga dibuat melalui sayembara :
·         Masjid Istiqlal 1951
·         Monumen Nasional 1960
·         Gedung Conefo
·         Gedung Sarinah
·         Wisma Nusantara
·         Hotel Indonesia 1962
·         Tugu Selamat Datang
·         Monumen Pembebasan Irian Barat
·         Patung Dirgantara
Tahun 1955 Ir. Soekarno menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dan sebagai seorang arsitek, Soekarno tergerak memberikan sumbangan ide arsitektural kepada pemerintah Arab Saudi agar membuat bangunan untuk melakukan sa’i menjadi dua jalur dalam bangunan dua lantai. Pemerintah Arab Saudi akhirnya melakukan renovasi Masjidil Haram secara besar-besaran pada tahun 1966, termasuk pembuatan lantai bertingkat bagi umat yang melaksanakan sa’i menjadi dua jalur dan lantai bertingkat untuk melakukan tawaf .Rancangan skema Tata Ruang Kota Palangkaraya yang diresmikan pada tahun 1957.

sumber : wikipedia.com


Kamis, 26 Mei 2011

Wawancara

Pada suatu hari, saya bertemu dengan salah seseorang yang bertempat tinggal didekat kmplek rumah saya. Sewaktu itu, saya sedang berjalan-jalan diarea komplek sejitar, tidak sengaja bertemu dengan seseorang laki-laki, yang Bernama Dedy setiawan, yang saya Panggil Mas Dedi. Beginilah percakapan saya dengan Mas Dedy.
Saya                       : Sore Mas, maaf saya boleh ganggu sebentar aktifitas mas yang sedang berjalan-jalan disni?
Mas Dedy            : Boleh, tenang saja koq, saya tidak sibuk, hanya ibin berjalan-jalan (refreshing) lah mas.
Saya                       : Sebelumnya berkenalan dulu ya mas, ibarat pepatah (tak kenal maka tak sayang) hahaha... Nama Saya Haris Satria, Mas Sendiri Namanya Siapa ?
Mas Dedy            : Nama Saya Dedy Setiawn, Panggil saja saya Dedy...
Saya                       : Oke Mas Dedy, Sebelumnya tinggal dimana Mas Dedy ?
Mas Dedy            : Oh saya tinggal didaerah cisalak, deket komplek mas juga koq, iseng-isenga cari hawa, biar ga mumet.. hahaha
Saya                       : oh gitu mas, maaf ni saya mengganggu sebentar aktifitas mas sore ini, tidak apa-apa kan mas?
Mas Dedy            : oh tidak apa-apa koq, santai aja mas..
Saya                       : Maaf sebelumnya masi kuliah, kerja, atau usaha apa gitu?
Mas Dedy            : Saya Bekerja Mas Haris..
Saya                       : Boleh tau Mas Bekerja dimana dan Bekerja sebagai apa ?
Mas Dedy            : Saya Bekerja disalah satu Pabrik Susu dijakarta Mas, Saya Bekerja tepeatnya sebagai bagian operator produksi (Buruh Tenaga Kerja) lah.
Saya                       : Gimana dengan pekerjaanya mas ?
Mas Dedy            : Saya senang atas pekerjaan saya Mas, Biarpun gaji nya tidak seberapa, yang penting, uang yang saya dapatkan Insya Allah Halal.
Saya                       : waduhh hebat memang Mas Dedy, Suka saya dengan pendapat mas, hehe
Mas Dedy            : biasaa saja lah mas Haris... (hahahaha)
Saya                       : Mas Dedy, pendidikan terakhirnya apa Mas?
Mas Dedy            : Saya Cuma lulusan STM otomotif mas, mau kuliah dana kurang. Mas Haris Sendiri lagi sibuk apa?
Saya                       : Saya sedang sibuk kuliah mas, ini kita ngobrol atau wawancara Mas Dedy, ini salah satu tugas mata kuliah saya mas, hehe
Mas Dedy            : oh sibuk kuliah toh, yang bener mas kuliahnya, sayang kalo disia-sia kan itu..
Saya                       : Iya mas, itu mah kudu wajib hukumnya. Mas Dedy setelah lulus dari sekolah, apa yang sering dilakukan sehari-harinya?
Mas Dedy            : Saya melamar pekerjaan kesana-kemari mas, mondar-mandir, hehe...
Saya                       : Mas Dedy, pernah bekerja atau pengalamn kerja Mas Dedy apa saja?
Mas Dedy            : banyak mas haris, Saya pernah jadi supir angkot, mengojek dipasar, jadi satpam pun saya juga pernah mas, selain nya paling jadi buruh pabrik
Saya                       : wah hebat tuh Mas dedy, banyak pengalamanya kalo gitu. Apa saja pengalaman yang didapat oleh Mas Dedy, selama bekeerja apaun itu?
Mas Dedy            : Pengalaman yang saya dapat, hhmmm. Mungkin pekerjaan saya masi banyak kekurangan materinya lah, hanya pas-pasan saja untuk kehidupan sehari-hari.
Saya                       : Dengan itu apa yang harus mas Dedy lakukan untk memperbaiki kehidupan mas kelak?
Mas Dedy            : Saya hanya bisa berusaha lebih baik lagi dan lebih bekerja keras lagi, dan ditambah dengan banyak berdo’a. Dan memang saya juga telah mensyukuri apa yang telah saya dapatkan, karena Tuhan memang maha Adil
Saya                       : iya mas, saya juga ikut mendo’akan agar usaha mas lancar-selancarlancarnya. (amin). Terima kasih banyak ni Mas, saya bisa bertukar pikiran sekaligus mewawancarai Mas Dedy.
Mas Dedy            : iya Sama-sama mas, kapan-kapan kita ngobrol-ngobrol lagi kalo bertemu.
Saya                       : oke mas, Terima Kasih Banyak ya Mas.

Dari percakapan diatas ini, saya dapat menyimpulkan bahwa penting dalam mendapatkan apapun kita harus bekerja keras terlebih dahulu, tidak akan kita dapatkan jika kita hanya berdiam diri dan hanya bersantai-santai terus. Diri kita tidak akan maju, apabila kita sendiri tidak mau berusaha, seperti contohnya, orang yang saya wawancara tersebut, dia bekerja saja secape-capenya, paling upah yang dia dapatkan hanya upah UMR lah, tetapi dia tetap berusaha untuk memperbaikinya, karena tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Bumi terus berputar dan tidak akan berhenti, ya kalo berhenti sudah tidak ada kehidupan kalo begitu. Jadi yang harus kita pahami disini adalah, kita harus benar-benar menghargai kehidupan yang sebenarnya, janganlah menyesal disuatu hari, karena waktu tidak dapat diulang, dan waktu akan maju terus. Jadi pada prinsipnya, ‘Pandangan Hidup’ adalah suatu pandangan seseorang, dimana seseorang tersbur dapat memaknai hidup mereka masing-masing, tanpa tidak satu orang pun yang tahu, apa sih sebenarnya yang ingin dia peroleh, Cuma setiap orang, dalam memaknai kehidupan mereka masing-masing pasti berbeda-beda, saya yakin biarpun satu keluarga, pasti mereka mempunyai suatu ciri khas tertentu, yang orang lain pun tidak punya. Jadi pesan saya, jangan lah sia-sia kan  waktu yang telah kita peroleh terus berusahalah sampai apaun juga sebagai Mahasiswa.