Kamis, 26 Mei 2011

Wawancara

Pada suatu hari, saya bertemu dengan salah seseorang yang bertempat tinggal didekat kmplek rumah saya. Sewaktu itu, saya sedang berjalan-jalan diarea komplek sejitar, tidak sengaja bertemu dengan seseorang laki-laki, yang Bernama Dedy setiawan, yang saya Panggil Mas Dedi. Beginilah percakapan saya dengan Mas Dedy.
Saya                       : Sore Mas, maaf saya boleh ganggu sebentar aktifitas mas yang sedang berjalan-jalan disni?
Mas Dedy            : Boleh, tenang saja koq, saya tidak sibuk, hanya ibin berjalan-jalan (refreshing) lah mas.
Saya                       : Sebelumnya berkenalan dulu ya mas, ibarat pepatah (tak kenal maka tak sayang) hahaha... Nama Saya Haris Satria, Mas Sendiri Namanya Siapa ?
Mas Dedy            : Nama Saya Dedy Setiawn, Panggil saja saya Dedy...
Saya                       : Oke Mas Dedy, Sebelumnya tinggal dimana Mas Dedy ?
Mas Dedy            : Oh saya tinggal didaerah cisalak, deket komplek mas juga koq, iseng-isenga cari hawa, biar ga mumet.. hahaha
Saya                       : oh gitu mas, maaf ni saya mengganggu sebentar aktifitas mas sore ini, tidak apa-apa kan mas?
Mas Dedy            : oh tidak apa-apa koq, santai aja mas..
Saya                       : Maaf sebelumnya masi kuliah, kerja, atau usaha apa gitu?
Mas Dedy            : Saya Bekerja Mas Haris..
Saya                       : Boleh tau Mas Bekerja dimana dan Bekerja sebagai apa ?
Mas Dedy            : Saya Bekerja disalah satu Pabrik Susu dijakarta Mas, Saya Bekerja tepeatnya sebagai bagian operator produksi (Buruh Tenaga Kerja) lah.
Saya                       : Gimana dengan pekerjaanya mas ?
Mas Dedy            : Saya senang atas pekerjaan saya Mas, Biarpun gaji nya tidak seberapa, yang penting, uang yang saya dapatkan Insya Allah Halal.
Saya                       : waduhh hebat memang Mas Dedy, Suka saya dengan pendapat mas, hehe
Mas Dedy            : biasaa saja lah mas Haris... (hahahaha)
Saya                       : Mas Dedy, pendidikan terakhirnya apa Mas?
Mas Dedy            : Saya Cuma lulusan STM otomotif mas, mau kuliah dana kurang. Mas Haris Sendiri lagi sibuk apa?
Saya                       : Saya sedang sibuk kuliah mas, ini kita ngobrol atau wawancara Mas Dedy, ini salah satu tugas mata kuliah saya mas, hehe
Mas Dedy            : oh sibuk kuliah toh, yang bener mas kuliahnya, sayang kalo disia-sia kan itu..
Saya                       : Iya mas, itu mah kudu wajib hukumnya. Mas Dedy setelah lulus dari sekolah, apa yang sering dilakukan sehari-harinya?
Mas Dedy            : Saya melamar pekerjaan kesana-kemari mas, mondar-mandir, hehe...
Saya                       : Mas Dedy, pernah bekerja atau pengalamn kerja Mas Dedy apa saja?
Mas Dedy            : banyak mas haris, Saya pernah jadi supir angkot, mengojek dipasar, jadi satpam pun saya juga pernah mas, selain nya paling jadi buruh pabrik
Saya                       : wah hebat tuh Mas dedy, banyak pengalamanya kalo gitu. Apa saja pengalaman yang didapat oleh Mas Dedy, selama bekeerja apaun itu?
Mas Dedy            : Pengalaman yang saya dapat, hhmmm. Mungkin pekerjaan saya masi banyak kekurangan materinya lah, hanya pas-pasan saja untuk kehidupan sehari-hari.
Saya                       : Dengan itu apa yang harus mas Dedy lakukan untk memperbaiki kehidupan mas kelak?
Mas Dedy            : Saya hanya bisa berusaha lebih baik lagi dan lebih bekerja keras lagi, dan ditambah dengan banyak berdo’a. Dan memang saya juga telah mensyukuri apa yang telah saya dapatkan, karena Tuhan memang maha Adil
Saya                       : iya mas, saya juga ikut mendo’akan agar usaha mas lancar-selancarlancarnya. (amin). Terima kasih banyak ni Mas, saya bisa bertukar pikiran sekaligus mewawancarai Mas Dedy.
Mas Dedy            : iya Sama-sama mas, kapan-kapan kita ngobrol-ngobrol lagi kalo bertemu.
Saya                       : oke mas, Terima Kasih Banyak ya Mas.

Dari percakapan diatas ini, saya dapat menyimpulkan bahwa penting dalam mendapatkan apapun kita harus bekerja keras terlebih dahulu, tidak akan kita dapatkan jika kita hanya berdiam diri dan hanya bersantai-santai terus. Diri kita tidak akan maju, apabila kita sendiri tidak mau berusaha, seperti contohnya, orang yang saya wawancara tersebut, dia bekerja saja secape-capenya, paling upah yang dia dapatkan hanya upah UMR lah, tetapi dia tetap berusaha untuk memperbaikinya, karena tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Bumi terus berputar dan tidak akan berhenti, ya kalo berhenti sudah tidak ada kehidupan kalo begitu. Jadi yang harus kita pahami disini adalah, kita harus benar-benar menghargai kehidupan yang sebenarnya, janganlah menyesal disuatu hari, karena waktu tidak dapat diulang, dan waktu akan maju terus. Jadi pada prinsipnya, ‘Pandangan Hidup’ adalah suatu pandangan seseorang, dimana seseorang tersbur dapat memaknai hidup mereka masing-masing, tanpa tidak satu orang pun yang tahu, apa sih sebenarnya yang ingin dia peroleh, Cuma setiap orang, dalam memaknai kehidupan mereka masing-masing pasti berbeda-beda, saya yakin biarpun satu keluarga, pasti mereka mempunyai suatu ciri khas tertentu, yang orang lain pun tidak punya. Jadi pesan saya, jangan lah sia-sia kan  waktu yang telah kita peroleh terus berusahalah sampai apaun juga sebagai Mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar